
AKU DATANG SEGERA!

Shalom Saudara yang dikasihi oleh Tuhan Yesus,
Akhir-akhir ini dengan bertalu-talu saya banyak bertanya:
Apa yang menjadi “isi hati Tuhan”?
Saya minta agar saya diberi kepekaan lebih lagi untuk
mengerti “isi hati Tuhan”.
Tuhan menjawab dengan memberikan firman di dalam Yeremia
33:3 (TB) yang berkata,
“Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan
akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang
tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kau ketahui.”
Saya terus berseru dalam doa, pujian, penyembahan
bersama-sama dalam unity siang dan malam.
Baru-baru ini Tuhan memberikan tuntunan buat kita
melalui pesan Tuhan kepada jemaat di Filadelfia. (Wahyu
3:7-13 TB)
PESAN TUHAN
Secara ringkas pesan Tuhan kepada kita adalah:
1. Tuhan Yesus adalah Yang Kudus, Yang Benar, yang
memegang kunci Daud; apabila ia membuka, tidak ada yang
dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat
membuka. Karena itu mata kita harus tertuju kepada Dia,
mengandalkan Dia. Fokus hanya kepada Dia, Tuhan Yesus.
2. Seperti Tuhan Yesus berkata kepada jemaat di
Filadelfia bahwa Ia tahu segala pekerjaanmu; maka
demikian juga Tuhan Yesus tahu segala pekerjaan kita.
Segala sesuatu yang kita pikirkan, yang kita lakukan,
tidak ada yang tersembunyi bagi Tuhan.
Amsal 15:11 berkata,
“Dunia orang mati dan kebinasaan terbuka di hadapan
TUHAN, terlebih lagi hati anak manusia!”
Karena itu kita harus terbuka di hadapan Tuhan. Itu yang
menyenangkan hati Tuhan.
3. Tuhan menghendaki agar kita menuruti Firman Tuhan dan
jangan sampai menyangkal nama-Nya.
4. Tuhan menghendaki agar kita terus menuruti Firman
Tuhan untuk tekun menantikan kedatangan Tuhan.
JANJI TUHAN
Kalau kita melakukan hal-hal di atas maka janji Tuhan:
1. Pintu yang selama ini tertutup akan dibuka oleh Tuhan.
Mungkin itu pintu pelayanan, pintu pekerjaan, pintu
persoalan yang tidak kunjung selesai, dan lain-lain (Wahyu
3:8)
2. Orang-orang yang menamakan dirinya kristen tetapi
kelakuannya tidak seperti itu dimana mereka terus
menerus menekan kita, akan Tuhan suruh datang dan
berkata bahwa Allah mengasihi kita. (Wahyu 3:9)
3. Tuhan akan melindungi kita dari hari pencobaan yang
akan datang di seluruh dunia untuk mencobai mereka yang
diam di bumi. (Wahyu 3:10)
Sesuai dengan referensi dari Alkitab Penuntun Hidup
Berkelimpahan seri The Full Life Study Bible yang
mengatakan: Mereka yang menjadi pemenang sebelum hari
itu tiba akan dilindungi dari hari pencobaan melalui
Pengangkatan atau Rapture. Haleluya!
Kalau kita melihat keadaan dunia saat ini kita harus
percaya bahwa hari pencobaan itu sudah dimulai dan akan
terus makin hebat. Kalau mau ikut dalam pengangkatan
maka kita harus menjadi pemenang.
Sesuai dengan apa yang Tuhan Yesus katakan tentang
“pemenang” ini, dikatakan,
“Siapa bertelinga hendaklah ia mendengarkan apa yang
dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.” Barangsiapa
melakukannya maka dia disebut sebagai Pemenang dan akan
ikut dalam pengangkatan.
Pesan Tuhan Yesus kepada kita semua: AKU DATANG SEGERA.
Peganglah apa yang ada padamu supaya tidak seorangpun
mengambil mahkotamu.
PROSES PENYELESAIAN AMANAT AGUNG
Pada waktu Tuhan Yesus ditanya oleh murid-murid-Nya
tentang tanda kedatangan-Nya dan tanda kesudahan dunia
ini, Tuhan Yesus menjawab yang salah satunya terdapat
dalam Matius 24:14 yang berkata,
“Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh
dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu
barulah tiba kesudahannya.”
Dengan perkataan lain, kalau Amanat Agung selesai maka
Tuhan Yesus akan datang kembali.
Tuhan Yesus pasti datang kembali, yang percaya katakan
Amin… karena itu Dia memberikan Amanat Agung kepada kita
yaitu agar kita pergi dan menjadikan semua bangsa itu
murid Tuhan Yesus. Hal ini juga berarti agar terjadi
penuaian jiwa besar-besaran sebelum Tuhan Yesus datang
kembali.
Sesuai dengan Kitab Para Rasul kita akan melihat
bagaimana proses untuk menyelesaikan Amanat Agung atau
proses penuaian jiwa yang terbesar dan yang terakhir
sebelum Tuhan Yesus datang kembali.
Untuk menyelesaikan Amanat Agung tidak bisa dengan
kekuatan sendiri. Karena itu pesan terakhir Tuhan Yesus
sebelum naik ke surga kepada murid-murid-Nya, yang juga
berarti kepada kita semua dalam Kisah Para Rasul 1:8,
“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun
ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di
Yerusalem, dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai
ke ujung bumi.”
Jadi untuk menyelesaikan Amanat Agung kita harus
menerima kuasa dari Roh Kudus yang turun ke atas kita.
Setelah itu, dengan disaksikan para murid-Nya, Tuhan
Yesus naik ke surga. Setelah Tuhan Yesus naik ke surga,
120 murid Tuhan Yesus berkumpul di kamar loteng
Yerusalem. Mereka melakukan ini karena Tuhan Yesus
memerintahkan agar mereka tidak meninggalkan kota
Yerusalem sebelum diperlengkapi dengan kekuasaan dari
tempat tinggi. Tuhan Yesus berkata,
“Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama
lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.”
Kisah Para Rasul 1:5 TB2
Apa yang dilakukan 120 murid di kamar loteng? Alkitab
berkata bahwa mereka semua bertekun dengan sehati dalam
doa bersama-sama, artinya mereka berdoa, memuji dan
menyembah Tuhan dalam unity, siang dan malam. Ini adalah
prinsip Restorasi Pondok Daud. Ini adalah prinsip Menara
Doa.
Setelah 10 hari mereka melakukan hal ini, maka pada hari
raya Pentakosta, tiba-tiba turunlah dari langit suatu
bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh
rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah lidah-lidah
seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada
mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh
Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam
bahasa-bahasa lain seperti yang diberikan oleh Roh Kudus
itu kepada mereka untuk mengatakannya.
Itu adalah bahasa Roh, bahasa Roh. Jadi tanda awal orang
yang dibaptis dengan Roh Kudus adalah mereka akan
berbahasa roh.
DAMPAK PENTAKOSTA
Apa yang terjadi setelah murid-murid Tuhan Yesus
dipenuhi dengan Roh Kudus?
1. Revival
Petrus berkhotbah sekitar 5 menit dan kira-kira 3.000
orang bertobat dan dibaptis. Wow! Petrus berkhotbah
dengan kuasa Roh Kudus. Pada jaman itu populasi penduduk
dunia sekitar 255 juta orang. Sekarang penduduk dunia
sekitar 8 milyar. Jadi 3.000 orang yang bertobat dan
dibaptis pada waktu itu setara dengan sekitar 94.000
orang pada saat ini. Saya percaya hal ini juga bisa
terjadi pada saat ini. Yang percaya katakan Amin.
2. Murid-Murid Dipakai Untuk Menyatakan Tanda-Tanda
Mukjizat
a. Petrus dan Yohanes menyembuhkan orang lumpuh sejak
lahir.
b. Bayangan Petrus bisa menyembuhkan orang sakit.
c. Sapu tangan atau kain yang pernah dipakai Paulus jika
diletakkan pada orang sakit atau dirasuk setan, maka
orang itu akan sembuh. Haleluya!
Dalam Markus 16:15-18, Tuhan Yesus berkata bahwa kalau
kita pergi untuk memberitakan Injil maka tanda-tanda dan
mukjizat akan menyertai kita.
Sejak tahun 2006, saya diperintahkan oleh Tuhan untuk
mengadakan Kebaktian Kesembuhan Ilahi. Selama 13 tahun,
saya sudah mengadakan 318 kali Kebaktian Kesembuhan
Ilahi. Setiap kali berkhotbah saya pasti memberitakan
Injil. Tanda-tanda dan mukjizat terjadi. Saya diizinkan
Tuhan untuk melihat dan mengalami mukjizat seperti yang
dilakukan oleh Tuhan Yesus 2000 tahun yang lalu.
3. Gaya Hidup Mereka Berubah
Perubahan-perubahan yang terjadi dalam cara hidup jemaat
yang membuat banyak orang bertobat, adalah:
a. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul. Bagi
kita ini juga bisa diartikan mereka suka membaca Alkitab
b. Mereka suka berdoa dan hidup dalam unity
c. Mereka suka memberi
d. Mereka suka memuji Allah dan bergembira, tulus hati
atau hidup berintegritas.
Dikatakan bahwa mereka disukai semua orang dan tiap-tiap
hari jumlah orang yang diselamatkan bertambah. Haleluya!!
GONCANGAN ADALAH JALAN KEARAH PENUAIAN
Saya percaya mereka menganggap bahwa pola penuaian jiwa
hanya seperti itu. Mereka sebagai orang-orang percaya,
hidup dalam zona nyaman. Mereka biasa berkumpul dalam
unity sambil membaca Alkitab, berdoa dan memuji Tuhan
dengan sukacita, tidak ada yang berkekurangan. Wow…
siapa yang tidak mau jadi orang kristen.
Tetapi ternyata supaya penuaian jiwa bertambah besar,
Tuhan izinkan proses berikutnya terjadi, yaitu aniaya
menimpa jemaat di Yerusalem. Selain rasul-rasul maka
mereka harus lari meninggalkan Yerusalem. Mereka pergi
ke Yudea dan Samaria sambil memberitakan Injil.
Jadi kalau tadinya penuaian jiwa hanya terjadi di
Yerusalem saja, sekarang mereka menyebar ke seluruh
Yudea dan Samaria dan pola penuaian jiwa yang seperti
ini masih terjadi sampai hari ini.
Catatan sejarah Gereja selama berabad-abad menunjukkan
bahwa semakin Gereja ditekan, justru Injil semakin
menyebar dan diberitakan kemana-mana.
Karena itu Tuhan izinkan hari-hari ini penderitaan,
aniaya, terjadi di antara orang percaya supaya terjadi
penuaian jiwa yang lebih besar. Yang percaya katakan:
Amin.
Kita sekarang berada di tahun 2026; tahun yang sukar,
sulit. Peperangan, bencana alam, ketidakpastian, krisis
ekonomi yang semakin intens.
Saya percaya untuk penuaian jiwa yang besar perlu
goncangan yang besar.
PERUBAHAN PARADIGMA PELAYANAN ADALAH PRASYARAT BAGI
PENUAIAN GLOBAL
Ternyata pola penuaian yang terjadi di atas belum juga
menyelesaikan rencana Tuhan karena selain penuaian jiwa
harus terjadi di Yerusalem, seluruh Yudea dan Samaria,
juga harus sampai ke ujung bumi.
Tuhan mempunyai cara untuk membuat penuaian jiwa itu
sampai ke ujung bumi yaitu dengan terjadinya perubahan
paradigma dalam pelayanan.
Selama ini pengertian tentang keselamatan hanya untuk
orang Yahudi saja. Tetapi melalui peristiwa Kornelius,
dimana Petrus diutus oleh Tuhan untuk mendatangi
Kornelius yang bukan orang Yahudi, untuk memberitakan
jalan keselamatan, akhirnya mereka mengerti bahwa
ternyata keselamatan bukan hanya untuk orang-orang
Yahudi saja tetapi untuk semua bangsa. Dan ini
mengakibatkan terjadinya penuaian jiwa besar-besaran.
Haleluya!!
Jadi mereka tidak hanya mengabarkan Injil di Yerusalem,
Yudea dan Samaria saja, tetapi sekarang mereka, termasuk
kita juga pergi ke seluruh dunia. Haleluya!
Proses perubahan paradigma dalam pelayanan itu tidak
mudah. Petrus harus diyakinkan oleh Tuhan; kalau Tuhan
berkata halal, jangan kamu berkata haram. (Kisah Para
Rasul 10:15; 11:9)
Orang-orang yang bukan Yahudi adalah haram di mata orang
Yahudi. Proses itu masih terus berlanjut untuk
memberikan pengertian kepada orang-orang Yahudi,
golongan bersunat dan juga orang-orang Farisi yang sudah
bertobat. Dimana mereka berpendapat bahwa orang yang
bukan Yahudi yang percaya kepada Tuhan Yesus, harus
disunat, dan diwajibkan mengikuti hukum-hukum Musa.
Tetapi melalui sidang di Yerusalem, akhirnya mereka
mengerti dan bisa menerima bahwa keselamatan bukan hanya
untuk orang-orang Yahudi saja, tetapi untuk semua bangsa,
termasuk bangsa Indonesia. Katakan: “Amin!“
KESAKSIAN
Di dalam pelayanan saya, saya termasuk salah seorang
yang dipakai oleh Tuhan untuk melakukan paradigma yang
baru dalam pelayanan untuk menyelesaikan Amanat Agung.
Sebagai contoh:
a. Yang pertama: Tentang membuka gereja baru
b. Yang kedua: Cara ibadah dengan doa, pujian dan
penyembahan, termasuk bahasa roh untuk memuji dan
menyembah Tuhan.
c. Yang ketiga: Tempat ibadah yang dilakukan bukan di
gedung gereja
d. Yang keempat: Juga mengenai Pentakosta Ketiga
Dan lain-lainnya
Semua itu selalu diawali dengan pro dan kontra, sama
dengan yang terjadi pada waktu zaman Kisah Para Rasul
tadi.
Kita juga melihat bahwa dengan media online, terlepas
dari kebaikan – keburukannya, pro dan kontra, tetapi
tidak bisa dipungkiri dengan media online terjadi
percepatan dalam penyelesaian Amanat Agung.
TARGET PENYELESAIAN AMANAT AGUNG
Hari-hari ini banyak organisasi-organisasi Kristen,
aliran-aliran kekristenan yang mendapatkan hal yang sama
yaitu target untuk menyelesaikan Amanat Agung adalah
tahun 2033.
Sesuai dengan Matius 24:14 yang berkata,
“Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh
dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu
barulah tiba kesudahannya”,
maka apabila Injil Kerajaan sudah diberitakan di seluruh
dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, atau dengan
kata lain apabila Amanat Agung selesai, baru setelah itu,
baru setelah itu (waktunya tidak ada yang tahu) Tuhan
Yesus datang kembali.
Pesan yang kuat hari-hari ini adalah kedatangan Tuhan
Yesus sudah sangat sangat dekat. Mari persiapkan diri
kita untuk menyambut kedatangan-Nya.
Tuhan Yesus berkata kepada kita semua hari-hari ini: AKU
DATANG SEGERA. AKU DATANG SEGERA.